RENUNGAN SEBAGAI PEDOMAN MENUJU KAMPUNG AKHIRAT…


Walau bagaimana besar sekalipun darjatmu di dunia ini, satu hari nanti kamu tetap akan kembali ke perut bumi.

Sebagaimana kamu bermegah melakukan maksiat di bumi ini, satu hari nanti kamu akan tetap di azab dalam perut bumi.

Walau banyak manapun ketawamu di muka bumi ini, satu hari nanti kamu tetap akan menangis di perut bumi.

Sebagaimana kamu bermegah dengan memakan dan meminum barang haram, satu hari nanti tubuhmu tetap akan menjadi makanan ulat.

Walau bagaimana banyak sekalipun harta yang kamu kumpul, satu hari nanti akan musnah juga harta itu hinggalah kamu masuk ke perut bumi.

Walau banyak mana sekalipun kamu gunakan cahaya di muka bumi ini, satu hari nanti kamu tetap akan hidup dalam gelap gelita dalam perut bumi.

Walau bagaimanapun kamu berlagak dan bertakbur diatas muka bumi ini, satu hari nanti kamu akan tetap di hina di dalam perut bumi.

Walau bagaimana ramai sekalipun sahabatmu di atas muka bumi ini, satu hari nanti kamu akan keseorangan dalam perut bumi.

Cerminlah diri sendiri….

1. Senyum itu tanda kemesraan, diberi kepada manusia dianggap sedekah. Ketawa itu lambang kelalaian. Selalu dilakukan hati akan mati. Dibuat di hadapan manusia menghilangkan maruah diri.

2. Setiap kesalahan yang dilakukan jadikanlah pengajaran, insaflah ini tanda kelemahan diri, kesalilah keterlanjuran itu dan berazamlah tidak mengulanginya lagi.

3. Syukur nikmat dan sabar di dalam ujian amat mudah diucapkan tetapi amat sulit dilaksanakan.

4. Kesenangan dan kemewahan selalunya membawa kepada kesombongan dan kelalaian. Kesusahan dan penderitaan itu, selalunya membawa kekecewaan dan putus asa, kecuali orang yang mukmin.

5. Di antara tanda-tanda orang-orang yang sombong itu cepat melahirkan sifat marah, suka memotong percakapan orang, suka bermujadalah yakni bertegang leher, nampak di mukanya rasa tidak senang jika ada orang yang lebih darinya di satu majlis, bercakap meninggikan suara, pantang ditegur, tidak ada tanda-tanda kesal di atas kesalahan. … continue reading this entry.

Allah..Allah…

image001

 

Yaa Allah! Berikanlah kekuatan kepadaku, untuk menegakkan
perintah-perintah-MU,
dan berilah aku manisnya berdzikir mengingat-MU.
Berilah aku kekuatan untuk menunaikan syukur kepada-MU,
dengan kemuliaan-MU.
Dan jagalah aku dengan penjagaan-MU dan perlindungan-MU,
Wahai dzat Yang Maha Melihat.

 

fa mw bgi2 crita ne bwad kawand2…^^

Suatu cerita yang  indah:

Seorang Kakek hidup di suatu perkebunan di suatu  pegunungan sebelah
    timur Negara bagian Kentucky

(Amerika) dengan cucu  lelakinya yg masih muda. Setiap pagi Kakek bangun
    lebih awal dan  membaca

Alkitab di meja makan di dapurnya. Cucu lelaki nya ingin  sekali menjadi
    seperti kakeknya dan mencoba

untuk menirunya dalam cara  apapun semampunya.

Suatu hari sang cucu nya bertanya, ” Kakek!  Aku mencoba untuk membaca
    Alkitab seperti yang kakek

lakukan  tetapi aku tidak memahaminya, dan apa yang aku pahami aku
    lupakan  secepat aku menutup buku. Apa

sih kebaikan dari membaca Alkitab?” Dengan  tenang sang Kakek dengan
    mengambil keranjang tempat arang,

 memutar sambil melobangi keranjang nya ia menjawab, ” Bawa keranjang ini
    ke sungai dan bawa kemari lagi

penuhi dengan air.”

Maka  sang cucu melakukan seperti yang diperintahkan kakek, tetapi semua
    air  habis menetes sebelum tiba

di depan rumahnya. Kakek tertawa dan  berkata, “Lain kali kamu harus
    melakukukannya lebih cepat lagi,” Maka ia  menyuruh cucunya kembali ke
sungai dengan keranjang tsb untuk dicoba lagi. Sang cucu berlari lebih
cepat, tetapi

tetap, lagi2  keranjangnya kosong sebelum ia tiba di depan rumah. Dengan
    terengah-engah, ia berkata

kepada kakek nya bahwa mustahil membawa air  dari  sungai dengan
    keranjang yang sudah dibolongi, maka

sang  cucu mengambil ember sebagai gantinya. Sang kakek berkata, ” Aku
    tidak  mau ember itu; aku hanya

mau keranjang arang itu. Ayolah, usaha kamu  kurang cukup,” maka sang
    kakek pergi ke luar pintu untuk

 mengamati usaha cucu laki-lakinya itu.
    Cucu nya yakin sekali bahwa hal  itu mustahil, tetapi ia tetap ingin
menunjukkan kepada kakek nya,  biar

sekalipun ia berlari secepat-cepatnya, air tetap akan bocor  keluar
    sebelum ia sampai ke rumah. Sekali

lagi sang cucu mengambil air  ke dalam sungai dan berlari sekuat tenaga
    menghampiri kakek,  tetapi

ketika ia sampai didepan kakek keranjang sudah kosong  lagi.

Sambil terengah-engah ia berkata, ” Lihat Kek, percuma!” ” Jadi kamu
    pikir percuma?” Jawab kakek.

Kakek berkata, ”  Lihatlah keranjangnya. ” Sang cucu menurut, melihat ke
    dalam  keranjangnya dan

untuk pertama kalinya menyadari bahwa keranjang  itu sekarang berbeda.
    Keranjang itu TELAH BERUBAH dari

keranjang  arang yang tua kotor dan kini BERSIH LUAR DAN DALAM.

 ”Cucuku, hal itulah yang terjadi ketika kamu MEMBACA ALKITAB. Kamu TIDAK
    BISA MEMAHAMI atau INGAT segalanya, tetapi KETIKA kamu MEMBACANYA LAGI,
kamu AKAN BERUBAH, luar dalam. Itu adalah KARUNIA dari ALLAH di  dalam
hidup kita.”

Teman2, jika anda merasa email ini patut dibaca,  maka lanjutkanlah ke
    teman-teman lainnya. Sesungguhnya, hanya

dengan  mengingat Allah, hati akan tenang.

Sepenggal kata mutiara:  ”Teman yang baik adalah seseorang yang dapat
    berkata BENAR kepada kita,  dan

bukan orang yang selalu MEMBENAR-BENARKAN perkataan kita,  tanpa memberi
    NASIHAT dan KOREKSI”

Nah teman, jadilah BERKAT  bagi yang lain, dan TEMAN YANG SEJATI

A Secret Friend ….^^

I went to sleep with thoughts of you
Lingering on my mind.
In hopes that in my sweetest of dreams
It’ll be you my dear, that I find.

Watching as my body floats off
To a land that is far away
Closing my eyes and making a wish
Forever in my heart to stay.

With you in my heart and your image on my mind
My dreams that once were forgotten
Are now easier to find.

Tears that once flowed from my eyes
the loneliness that filled my heart
Have all been swept from inside of me
My secret world is about to start.

We’re walking down the riverbank
trial with no one else around
Alone in our own little world
Only the birds are making any sound.

We sit upon the dew filled grass
With the moon shining oh so bright.
Being here just you and I…
The birds have long took their flight…

(imagining)

Gazing deeply into those eyes of yours
My hand resting on your thigh
Getting lost in our first deepest of kiss
All alone, just you and I.

All alone, just you and I
The way we crave it to be
Exploring the deepest corners of our minds
Letting the emotions in our hearts flow free.
It’s getting that time of day again
The time goes by so fast
One finally hug and kiss so long
Forever tomorrows, this feeling will last.

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!